Lanjut ke konten

Jalancerita

Navigasi Utama

  • Mari Bercerita!
    • Catatan Perjalanan
      • Kereta Api
      • Jalan-jalan, Wisata, Tetirah
      • Menyusuri Masa Lalu
      • Sumatra Overland Journey
      • Sosok
    • Catatan Hidup
      • Sedu Sedap Pekerjaan
      • Refleksi
  • Cerpen
  • Jalancerita Photography
    • Maternity Photo
    • Casual Prewedding
  • Home
  • Selamat datang!
  • Tentang Jalancerita

Cari sesuatu di sini

Top Posts & Halaman

  • Mau Ke Jogja Naik Kereta? Ini Daftar Lengkap 18 Kereta Api Jurusan Jakarta-Jogja PP
    Mau Ke Jogja Naik Kereta? Ini Daftar Lengkap 18 Kereta Api Jurusan Jakarta-Jogja PP
  • Kuliah Ilmu Komunikasi: Ilmunya Terkesan Sederhana, tapi Sepenting Kita Makan Nasi
    Kuliah Ilmu Komunikasi: Ilmunya Terkesan Sederhana, tapi Sepenting Kita Makan Nasi
  • #20—Seberapa Jauh Jarak Sepuluh Meter?
    #20—Seberapa Jauh Jarak Sepuluh Meter?
  • Sumatra Overland Journey (6) | Jejak Nestapa di Tanah Rencong
    Sumatra Overland Journey (6) | Jejak Nestapa di Tanah Rencong
  • Hadiah atas Kerja Keras Kami: Jalan-jalan ke Laut Bekah
    Hadiah atas Kerja Keras Kami: Jalan-jalan ke Laut Bekah
  • Sumatra Overland Journey  (7) | Ketika Kami Diselamatkan oleh Keluarga Polisi
    Sumatra Overland Journey (7) | Ketika Kami Diselamatkan oleh Keluarga Polisi
  • Sumatra Overland Journey (9) | Menggapai Puncak Sibayak
    Sumatra Overland Journey (9) | Menggapai Puncak Sibayak
  • Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen
    Mencicip Manisnya Jawa dari Pabrik Gula Gondangwinangoen
  • Mengintip Rapinya Stasiun Cirebon Kejaksan
    Mengintip Rapinya Stasiun Cirebon Kejaksan
  • Sumatra Overland Journey (8) |Ganja di Tanah Syariat
    Sumatra Overland Journey (8) |Ganja di Tanah Syariat

Kunjungi Jalancerita di Facebook

Kunjungi Jalancerita di Facebook
Follow Jalancerita on WordPress.com

Anggota dari:

ID Corners

Tentang Jalancerita

Jalancerita versi hari ini adalah sebuah Travel Diary yang terangkum dalam sebuah blog. Kisah-kisah perjalanan yang tersaji di Jalancerita ditulis menggunakan sudut pandang personal dan dirangkai ke dalam narasi.

Statistik Blog

  • 1.202.885 hits

Ikuti Jalancerita juga di:

  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook

Semua tulisan dan karya yang ada di Jalancerita merupakan karya orisinal. Tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan atau melakukan duplikasi dengan melakukan pengeditan ulang dan untuk tujuan komersial tanpa seizin dari penulis. 

Catatan Hidup, Refleksi

#20—Seberapa Jauh Jarak Sepuluh Meter?

Pada akhirnya, sepuluh meter bisa menjadi jarak yang sangat jauh, atau justru tak berarti apa-apa. Semuanya tergantung pada apa yang kita pilih untuk kita perjuangkan bersama di dalamnya. Lanjutkan membaca #20—Seberapa Jauh Jarak Sepuluh Meter?

#19 — Kesendirian yang Kudus
Catatan Hidup, Refleksi

#19 — Kesendirian yang Kudus

Kesendirianku di bawah naungan pepohonan hari ini bukanlah sebuah keterasingan yang menyedihkan, melainkan sebuah bentuk qadosh. Lanjutkan membaca #19 — Kesendirian yang Kudus

#18 — Menjadi Badut Bagi Yang Tak Ingin Dihibur
Catatan Hidup, Refleksi

#18 — Menjadi Badut Bagi Yang Tak Ingin Dihibur

Analogi badut ini tiba-tiba melintas di kepalaku saat layar ponselku berkedip, menampilkan sebuah pesan WhatsApp dari seorang teman lama. Dia sedang bercerita tentang kelelahannya di dunia kerja—sebuah rasa lelah yang bukan hanya karena tumpukan tugas, melainkan karena hilangnya gairah. Lanjutkan membaca #18 — Menjadi Badut Bagi Yang Tak Ingin Dihibur

#17 — Lagu Lama untuk Zaman Baru
Catatan Hidup, Refleksi

#17 — Lagu Lama untuk Zaman Baru

Aku pernah di posisi mereka yang ingin segalanya baru, namun kini aku mulai belajar menghargai apa yang telah bertahan lama. Lanjutkan membaca #17 — Lagu Lama untuk Zaman Baru

#16 – Alkitab Tua di Pelataran Kelenteng
Catatan Perjalanan, Jalan-jalan, Wisata, Tetirah

#16 – Alkitab Tua di Pelataran Kelenteng

Dalam limpahan nostalgia itu aku menyadari bahwa kelenteng ini tidak sedang menyusut, pilar-pilarnya tidak menjadi lebih pendek, dan rupang-rupang dewa itu pun tidak mengecil. Akulah yang telah membesar—secara raga, dan terlebih lagi secara jiwa. Lanjutkan membaca #16 – Alkitab Tua di Pelataran Kelenteng

Navigasi pos

Pos-pos Lebih Lama
Blog di WordPress.com. Tema: Publication oleh Automattic.
  • Berlangganan Langganan
    • Jalancerita
    • Bergabung dengan 698 pelanggan lain
    • Sudah punya akun WordPress.com? Login sekarang.
    • Jalancerita
    • Berlangganan Langganan
    • Daftar
    • Masuk
    • Laporkan isi ini
    • Lihat situs dalam Pembaca
    • Kelola langganan
    • Ciutkan bilah ini
Memuat Komentar...